MAKNA FILOSOFIS BHINEKA TUNGGAL IKA
Negara kesatuan Republik Indonesia adalah terbentuk melalui proses yang sangat panjang, sejak zaman kerajaan sriwijaya, Majapahit serta dijajah oleh bangsa asing selama 350 tahun. Unsur pembentuk negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, berbagai macam adat istiadat ,kebudayaan, dan agama, serta tinggal pulau yang berbeda-beda yang terdiri dari beribu ribu macam pulau. Dengan keanekaragaman tersebut bukanlah hal yang harus dipertentangkan melainkan, perbedaan tersebut justru merupakan suatu daya tarik yang tidak bisa ditemukan dimanapun, dan menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
Persatuan dan kesatuan tersebut kemudian dituangkan dalam suatu asas kerokhanian yang merupakan suatu kepribadian serta jiwa bersama yaitu pancasila. Oleh karena itu prinsip nasionalisme Indonesia yang berdasarkan pancasila adalah “BHINEKA TUNGGAL IKA” . Adapun unsur-unsur pembentuk nasionalisme bangsa Indonesia adalah sebagai berikut:
- Kesatuan sejarah : Bangsa Indonesia tumbuh dan berkembang dari suatu proses sejarah, dari zaman prasejarah, zaman sriwijaya, zaman majapahit, hingga dijajah bangsa asing, mencetuskan sumpah pemuda pada tahun 1928 hingga memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 agustus 1945, dalam suatu wilayah Indonesia.
- Kesatuan nasib : bangsa Indonesia memiliki kesamaan nasib dikarenakan sama-sama mengalami bagaimana rasanya menderita dijajah oleh bangsa asing hingga 350 tahun dan memperjuangkan kemerdekaan secara bersama sama hingga akhirnya mendapatkan kemerdekaan yang diinginkan berkat kerja keras bersama serta kerja keras yang dibangun atas rasa keinginan untuk merdeka.
- Kesatuan kebudayaan : walaupun bangsa Indonesia memiliki budaya yang sangat beragam, namun sejatinya budaya tersebut adalah satu kebudayaan yaitu kebudayaan nasional. Hal ini dikarenakan kebudayaan nasional adalah akar atau yang mendasari dari kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia.
- Kesatuan wilayah : bangsa Indonesia hidup serta mencari kehidupan di wilayah yang sama yaitu dibawah naungan ibu pertiwi yaitu tumpah darah Indonesia.
- Kesatuan asas kerokhanian : Bangsa Indonesia hidup sebagai bangsa yang memiliki kesamaan cita-cita, kesamaan pandangan hidup, dan filsafat hidup yang berakar dari pandangan hidup pancasila.
` Oleh karenanya melalui proses kehendak bersama terbentuklah suatu negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari sini dapat diketahui bahwa negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan suatu negara kebangsaan dan bukan negara federasi.


